Gas SF6 sulfur heksa fluorida|Gas Helium

 LAXXO GAS

 
PRODUK
Gas Helium
Gas Argon
 
KONTAK :
Gunawarman
 Call/WA: 087884744331
Victor
WA : +62816631370
Hotline : 085210745506
 Home Gas Helium Gas Argon  
   
  HELIUM - GAS HELIUM

Pembelian Gas HELIUM ( He )

Kami menjual Gas Helium nya saja dengan tabung berikut :

  1. Tabung gas Helium dengan  ukuran 6 kubik / 41 liter
  2. Tabung gas Helium dgn kapasitas yang 1 kubik / 6.8 liter

Cat.

Jika Anda sudah ada tabung gas Heliumnya, maka kami bisa refill, namun bila Anda belum punya tabung gas Helium, Anda bisa beli tabungnya sekalian isinya.

Tabung gas Helium kami memiliki 2 tingkat puritas yaitu tipe HP / 99.995% dan tipe UHP /99.999%. Tipe ini sesuai dengan kebutuhan industri Anda.

Anda bisa telepon / Call kami untuk beli Gas Helium, kami akan mengantar ke lokasi Anda gas Tabung Helium sesuai dengan order Anda.

Pembayaran bisa Transfer ke Rekening :

Sekilas Informasi seputar Gas Helium (He)

Helium (He) adalah unsur kimia yang tak berwarna, tak berbau, tak berasa, tak beracun, hampir inert, berupa gas monatomik, dan merupakan unsur pertama pada golongan gas mulia dalam tabel periodik dan memiliki nomor atom 2. Titik didih dan titik lebur gas ini merupakan yang terendah di antara semua unsur.

GAS Helium berwujud hanya sebagai gas terkecuali pada kondisi yang sangat ekstrem. Kondisi ekstrem juga diperlukan untuk menciptakan sedikit senyawa helium, yang semuanya tidak stabil pada suhu dan tekanan standar. Helium memiliki isotop stabil kedua yang langka yang disebut helium-3.

Sifat dari cairan varitas helium-4; helium I dan helium II; penting bagi para periset yang mempelajari mekanika kuantum (khususnya dalam fenomena superfluiditas) dan bagi mereka yang mencari efek mendekati suhu nol absolut yang dimiliki materi (seperti superkonduktivitas).

Gas Helium adalah unsur kedua terbanyak dan kedua teringan di jagad raya, mencakupi 24% massa keunsuran total alam semesta dan 12 kali jumlah massa keseluruhan unsur berat lainnya. Keberlimpahan helium yang sama juga dapat ditemukan pada Matahari dan Yupiter.

Hal ini dikarenakan tingginya energi pengikatan inti (per nukleon) helium-4 berbanding dengan tiga unsur kimia lainnya setelah helium. Energi pengikatan helium-4 ini juga bertanggung jawab atas keberlimpahan helium-4 sebagai produk fusi nuklir maupun peluruhan radioaktif.

Kebanyakan helium di alam semesta ini berupa helium-4, yang dipercaya terbentuk semasa Ledakan Dahsyat. Beberapa helium baru juga terbentuk lewat fusi nuklir hidrogen dalam bintang semesta.

Nama "helium" yg untuk Gas Helium berasal dari nama dewa Matahari Yunani Helios. Pada 1868, astronom Perancis Pierre Jules César Janssen mendeteksi pertama kali helium sebagai tanda garis spektral kuning tak diketahui yang berasal dari cahaya gerhana matahari. Secara formal, penemuan unsur ini dilakukan oleh dua orang kimiawan Swedia Per Teodor Cleve dan Nils Abraham Langlet yang menemukan gas helium keluar dari bijih uranium kleveit. Pada tahun 1903, kandungan gas helium yang besar banyak ditemukan di ladang-ladang gas alam di Amerika Serikat, yang sampai sekarang merupakan penyedia gas helium terbesar.

Gas Helium digunakan dalam kriogenika, sistem pernapasan laut dalam, pendinginan magnet superkonduktor, "penanggalan helium", pengembangan balon, pengangkatan kapal udara dan sebagai gas pelindung untuk kegunaan industri (seperti "pengelasan busar") dan penumbuhan wafer silikon).

Menghirup sejumlah kecil gas helium ini akan menyebabkan perubahan sementara kualitas suara seseorang.

Di Bumi, gas helium ini cukup jarang ditemukan (0,00052% volume atmosfer). Kebanyakan helium yang kita temukan di bumi terbentuk dari peluruhan radioaktif unsur-unsur berat (torium dan uranium) sebagai partikel alfa berinti atom helium-4.

Gas Helium radiogenik ini terperangkap di dalam gas bumi dengan konsentrasi sebagai 7% volume, yang darinya dapat diekstraksi secara komersial menggunakan proses pemisahan temperatur rendah yang disebut distilasi fraksional.

Penemuan Ilmiah Keberadaan Gas Helium

Bukti keberadaan helium pertama kali terpantau pada 18 Agustus 1868 berupa garis spektrum berwarna kuning cerah berpanjang gelombang 587,49 nanometer yang berasal dari spektrum kromosfer Matahari. Garis spektrum ini terdeteksi oleh astronom Perancis Jules Janssen sewaktu gerhana matahari total di Guntur, India.[2][3] Garis spektrum ini pertama kali diasumsikan sebagai natrium.

Pada tanggal 20 Oktober tahun yang sama, astronom Inggris Norman Lockyer juga memantau garis kuning yang sama dalam spektrum sinar matahari, yang kemudian dia namakan garis Fraunhofer D3 karena garis ini berdekatan dengan garis natrium D1 dan D2 yang telah diketahui.[4] Ia menyimpulkan bahwa keberadaan garis ini disebabkan oleh suatu unsur di Matahari yang tak diketahui di Bumi. Lockyer dan seorang kimiawan Inggris lainnya Edward Frankland menamai unsur tersebut berdasarkan nama Yunani untuk Matahari ἥλιος (helios). (sumber wikipedia)

Kegunaan Gas Helium

Helium digunakan karena memiliki sifat-sifat yang istimewa seperti, titik didih yang rendah, kepadatan yang rendah, tingginya konduktifitas termal dan inert. Berikut fungsi dan kegunaan Gas Helium :

  1. Helium digunakan sebagai gas pengisi pada airships dan balon udara, karena gas ini lebih ringan dari pada udara.
    Lalu mengapa tidak digunakan gas hydrogen yang 7% lebih ringan dari helium? Alasannya adalah karena gas hydrogen lebih mudah terbakar dibandingkan dengan helium
  2. Gas Helium juga digunakan untuk menjaga agar hydrogen-oksigen sebagai bahan baker roket tetap berwujud cair. Hal ini karena helium memiliki titik didih yang sangat rendah.
  3. Selain itu juga gas helium digunakan dalam peralatan menyelam yaitu sebagai campuran dengan oksigen karena kelarutannya sangat kecil dalam

Catatan tambahan ttg Gas Helium :

Helium digunakan sebagai gas vektor dalam kromatografi. Helium juga digunakan untuk mendeteksi kebocoran. Karena difusinya yang sangat cepat, helim sangat ideal untuk mendeteksi kebocoran mikro.

Campuran Helium-Argon digunakan sebagai gas pelindung untuk pengelasan baja ringan yang tebal. Karena konduktifitas termalnya yang sangat tinggi, helium digunakan sebagai pendingin untuk:

pendinginan batang uranium pada reaktor nuklir
pendinginan cetakan di pabrik kaset
gas atmosfir untuk dapur heat treatment
Helium digunakan sebagai gas pernafasan dalam campurannya dengan:

oksigen untuk penyelaman dangkal (kurang dari 100 meter)
oksigen berkonsentrasi rendah (kira-kira 4%) untuk penyelamanan di bawah 100 meter
20% kandungan oksigen untuk pasien-pasien yang terkena sakit pernapasan.
Helium merupakan gas yang aman untuk mengisi balon mainan, balon iklan, balon meteorologi, dan sebagainya.

PERHATIAN!

Bila helium menggantikan kadar oksigen di udara, maka ada resiko terjadi sesak nafas: udara yang mengandung oksigen kurang dari 16% sangat berbahaya.

Jikalau Menggunakan Balon Peresmian / Balon Pelepasan

Membiarkan balon gas helium terbang ke angkasa dan membiarkanya membumbung tinggi, tak akan mengabulkan doamu dan tak akan membuat impian dan harapanmu menjadi nyata. Membiarkan balon gas terbang juga tidak nampak sebagai simbol kebebasan. Jadi melepaskan balon gas ke angkasa sudah bukan jamannya lagi.”

Coba deh Anda bayangkan, bilamana suatu saat anak kecil maunya hadiah balon gas helium dan tidak mau berhenti menangis, mau apa biar berhenti nangis atau mau apa buat hadiah atau hiasan hari ulang tahunnya.

Atau inaugurasi / peresmian dan acara-acara pembukaan jalan sehat, peresmian gedung atau acara akbar lainnya yang melepas balon gas bisa diganti dengan simbolis lain yang lebih bermakna dan ramah lingkungan.

Kalau anda senang bermain, dan memandang balon gas yang terbang bebas dilangit hingga hilang dibawa angin. Setidaknya anda mempertimbangkan informasi berikut sebelum anda melanjutkan hobi anda memandang dan melepaskan balon gas ke langit sebagai simbol sesuatu atau sekedar pembuat bahagia.

Jangan harap kamu bisa main dengan balon gas dan melihat balon gas terbang bebas di langit kalau kamu berada di negara bagian New South Wales Australia, Playmouth City Inggris, Lancaster di Florida, California dan Texas dan beberapa negara lainnya di Eropa.

Karena di negara-negara tersebut balon gas sudah dilarang atau sudah digunakan dengan “semestinya”. Disini balon gas dilarang karena pemerintah dan masyarakatnya telah sadar akan bahaya sampingan yang dapat ditimbulkan oleh indahnya balon gas yang terbang bebas dilangit.

Balon gas Helium yang berisi helium dapat terbang sangat tinggi hingga tekanan gas helium yang ada di dalamnya habis, lalu balon yang sudah berada di ketinggian akan turun sesuka hatinya saja mengikuti kemana angin membawanya (ini bukan kiasan lho) kemudian balon kempes dapat jatuh dimana saja hutan, cerobong asap, sungai bahkan pantai atau tengah lautan bebas.

Balon gas helium ini yang telah kempes dan jatuh ke mana saja inilah yang dianggap berbahaya. Sebagai contoh balon yang jatuh kelaut saja dapat menyebabkan kematian penyu karena mengira balon yang mengapung di permukaan laut adalah ubur-ubur yang merupakan makanan kesukaan penyu sehingga menyebabkan penyu tersedak atau keracunan saat memakan balon itu.

Kalaupun si penyu dapat bertahan dan tidak mati keracunan saat memakan balon tersebut maka dalam waktu yang lama balon yang tertinggal dalam perut penyu akan terurai dan kandungan palstiknya mengendap di organ-organ dalamnya dan menyebabkan berbagai penyakit, telur dan tukik yang baru menetas saat di teliti juga banyak mengandung kadar plastik dalam darahnya hal ini juga yang memicu banyaknya tukik menetas dengan kondisi cacat atau bagian tubuhnya tidak berkembang sempurna.

Balon yang jatuh kelaut tidak hanya mengancam kelangsungan hidup penyu saja, hewan-hewan lain seperti lumba-lumba, burung pelikan, burung-burung laut lainnya, serta terumbu karang. Nah, bahaya-bahaya ini hanya terjadi saat balon gas yang sudah lepek jatuh kelaut, belum termasuk jika balon tersebut jatuh ke hutan, daerah pemukiman, sarana dan fasilitas vital yang ada disekitar kita.

Bukan berarti dengan tingginya bahaya diatas balon tidak dapat digunakan. Di beberapa tempat telah diproduksi balon yang mudah terdegradasi meski waktu yang diperlukan masih relatif lama disamping itu penggunaan yang bijaksana dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Beberapa saran penggunaan balon adalah:

Jangan lepaskan balon gas ke langit, jika anda ingin melakukannya ikatlah balon dengan benang yang dapat diulur panjang sehingga jika anda sudah puas anda dapat menarik kembali balon tersebut dan membuangnya di tempat yang semestinya.
Mengisi balon dengan air atau udara biasa adalah penggunaan yang lebih baik dari pada mengisi dengan helium.

Pilihlah balon yang terbuat dari bahan yang mudah terurai, terbuat dari lateks pohon hevea jika ingin melepaskan ke langit balon gas berisi helium.

Nah, setelah membaca info ini semoga kamu berpikir ulang untuk bermain dengan balon gas. Selamat bermain dengan balon, bersenang-senganlah dengan cara yang aman untuk kalian dan lingkungan. (tambahan dari Kaskus)

   
Leads.com - Providing local leads, lead generation, pay-per-leads, and pay-per-call marketing for your online business and website.
Supplier Agen Gas Helium dan SF6
© LAXXO GAS
Sentul City - Bogor